Mancing keren, mancing profesional

Tuna Skipjack Tuna FishingMemancing, atau mancing sekarang ini jadi hobi yang keren. Begitu kerennya mancing, sampai ada beberapa program televisi yang khusus menampilkan acara mancing. Program-program televisi itu menampilkan bagaimana asyiknya memancing di sungai, di danau dan di laut. Beberapa program televisi berbayar malah menampilkan program memancing yang ekstrim. Orang yang berhasil mendapatkan ikan meluapkan kegembiraan dengan tangkapan yang diperolehnya. Pokoknya acara mancing di televisi dikemas sangat menarik, sepanjang acara ditampilkan sejumlah orang yang beraksi menarik ikan dengan senar sampai ikan bisa ditangkap. Terlihat bahwa mancing sangat fun, menyenangkan, menegangkan, dan menggemaskan.

Tapi bagi Manabu Myojin, memancing adalah ladang mata pencaharian, pekerjaan profesional yang dilakoni untuk menafkahi keluarganya. Mancing juga menjadi ajang pembuktian profesionalisme Manabu sebagai pemancing. Manabu Myojin adalah pemancing khusus ikan tuna skipjack dari Kochi Prefecture, Jepang. Lelaki 40 tahunan itu adalah nelayan profesional yang diakui oleh para nelayan Jepang sebagai pemancing handal. Manabu Myojin memimpin awak kapalnya yang berjumlah 23 orang untuk mencari ikan tuna di laut lepas. Mereka tidak menggunakan jaring, tapi benar-benar menggunakan pancing manual untuk menangkap ikan tuna.

Sebagai pemancing tuna skipjack, Myojin memang benar-benar piawai. Ia melakukan tugas dengan komitmen tinggi dan penuh perhitungan. Memancing ke laut lepas sampai ratusan kilometer dari pangkalan membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan semangat yang tinggi sebagai kapten kapal maupun keseluruhan anak buah kapal (ABK). Kalau kapten tidak penuh perhitungan dan ketegasan, bisa-bisa para ABK akan kehilangan semangat dalam bekerja. Hal itu benar-benar menjadi dasar Myojin dalam melakukan tugas sebagai kapten kapal pemancing.

Bagi Manabu Myojin, sekali berlayar ke laut lepas, itu berarti pulang ke pangkalan harus dengan tangkapan ikan tuna yang banyak. Bagi Myojin, berlayar untuk memancing tuna bukanlah dengan untung-untungan, tidak pula hanya sekedar mengandalkan tenaga. Berlayar harus penuh perhitungan dan perencanaan. Untuk itu Myojin mengerahkan segala kemampuan dan pengetahuannya agar kapalnya berhasil menangkap ikan tuna dalam jumlah besar. Ia memang dibesarkan di keluarga nelayan, ayahnya juga pensiunan nelayan. Manabu mendalami ilmu pemancingan sampai ke perguruan tinggi sebelum ia terjun sebagai nelayan profesional. Ia melengkapi dirinya dengan semua pengetahuan yang diperlukan untuk mencari ikan tuna.

Kelebihan Myojin dari nelayan lain adalah kemampuannya menggunakan berbagai ilmu pengetahuan. Ketika berlayar ia mempelajari betul karakteristik ikan tuna skipjack, bagaimana ikan tersebut hidup bergerombol di laut, ia juga mempelajari lokasi laut yang disukai oleh ikan tuna, termasuk temperatur air laut yang ideal bagi ikan tuna untuk hidup. Sehingga ketika berlayar di laut lepas, Myojin menghitung dengan seksama pergerakan arus laut, temperatur air laut yang menunjukkan lokasi ikan tuna sedang bergerombol. Sudah tentu Myojin melengkapi kapalnya dengan peralatan mengukur dan memperhitungkan temperatur laut, ia juga menggunakan perangkat komputer untuk membuat simulasi arus laut. Sehingga ketika Myojin dan para awaknya berlayar, dengan semua perhitungan arus laut, temperatur laut, arah angin dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, mereka yakin menuju suatu lokasi di mana ikan tuna sedang berkumpul, dan tentu saja hasilnya akan maksimal. Inilah kelebihan Myojin.

Dengan pengetahuan yang luas, peralatan yang lengkap dan awak kapal yang bersemangat, Myojin melaut dengan hasil tangkapan yang besar. Myojin melaut bukan sekedar melaut, ia pemancing profesional yang luar biasa.

Ini baru namanya mancing keren!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s