Naik Kereta Api dan Penurunan Harga Saham

Apa hubungan antara naik kereta api dan penurunan harga saham? Secara umum orang akan mudah mengatakan, hubungannya terlalu jauh. Ya rasanya memang jauh sekali hubungan naik kereta api dengan naik turunnya saham. Saya pun tadinya tidak pernah membayangkan apa hubungan antara keduanya. Sampai suatu ketika berkunjung ke Banyu Urip Cepu, Bojonegoro, saya diceritakan secara singkat bagaimana naik kereta api bisa menjaga harga saham di pasar bursa keuangan. Lho kok bisa? Ya ternyata memang ya bisa.

Beberapa waktu lalu saya mengunjungi ladang minyak di Banyu Urip di Cepu, Bojonegoro Jawa Timur. Kedatangan kami ingin mengetahui lebih jauh tentang pengoperasian ladang penghasil minyak mentah kedua terbesar di Indonesia itu. Banyak informasi teknis yang dijelaskan kepada saya dan dua orang teman, tentang proses penyiapan dan pengoperasian ladang minyak itu. Tentu saja yang selalu diingatkan kepada kami adalah masalah keselamatan kerja di saat berkunjung itu. Untuk masalah keselamatan, banyak aturan dan standar yang diterapkan. Pengelola selalu mengingatkan betapa pentingnya masalah keselamatan. Bagaimana mereka menjaga masalah keselamatan, dan tidak boleh ada toleransi sekecil apapun kalau sudah berhubungan dengan keselamatan.

Yang tidak pernah terpikirkan oleh saya adalah masalah naik kereta api dengan keselamatan dan harga saham. Jadi ceritanya ketika selesai makan siang, salah seorang pendamping kami pamitan mau buru-buru ke stasiun kereta api Bojonegoro untuk menumpang kereta api yang berangkat jam 3 sore ke Surabaya, kemudian dari Surabaya akan kembali ke Jakarta menggunakan pesawat terbang. Petugas pendamping bernama Katri itu bilang bahwa hanya kereta itu yang bisa dia tumpangi, bila ia menumpang kereta api berikutnya, maka ia tidak akan bisa mengejar pesawat di Bandara Juanda Surabaya.

Saya pun bertanya kepada pendamping lainnya, lho kan bisa naik mobil, kenapa harus naik kereta api. Nah itulah masalahnya, kalau naik mobil, kemungkinan terjadi kecelakaan di jalan akan lebih besar dari pada naik kereta api. Kecelakaan kecil sekalipun dalam bekerja akan bisa menurunkan harga saham. Misanya, bila mobil yang membawa Katri ke Surabaya tersenggol kendaraan sepeda motor saja, tentu akan diberitakan oleh media. Berita kecelakaan itu akan dianggap sebagai kecelakaan kerja (work incident) dan bila kecelakaan itu sampai diberitakan oleh kantor berita sekelas Reuters, ini akan berdampak pada penurunan harga saham. Perusahaan  minyak sekelas Exxon sangat sensitif dengan kecelakaan kerja, mereka adalah perusahaan minyak berskala internasional yang sudah listed di bursa saham New York, Amerika. Apalagi beberapa waktu lalu, CEO perusahaan ini, Rex Tillerson, diangkat oleh Donald Trump menjadi Secretary of State.

Sudah menjadi aturan perusahaan bahwa tidak ada toleransi terhadap kecelakaan. Karena itu disusun SOP, Standard Operation Procedures, yang sangat ketat di lingkungan tempat kerja, termasuk kecelakaan lalu lintas para pekerja. Di ladang minyak Bojonegoro setiap pekerja yang melakukan perjalanan dari Bojonegoro ke Surabaya tidak boleh menggunakan kendaraan mobil, tapi harus menggunakan kereta api.

Bah, ketat sekali aturan perusahaan yang listed di bursa saham ya.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s