Pengelola Kota “Merusak” Kota?


Kota yang baik adalah kota yang bisa memberikan kenyamanan bagi semua stakeholder kota, yaitu penduduk kota, pengunjung, dan bagi dunia usaha yang menggerakkan ekonomi kota. Penduduk kota menjadi stakeholder utama kota, mereka tinggal dan dan hidup di kotanya, karena itu mereka berhak untuk hidup nyaman dan layak di kotanya. Pengunjung juga penting bagi suatu kota,…

“Taksi Uber”; tantangan pelayanan masa depan


Ada pelayanan taksi baru di Jakarta. Untuk anda yang tak mau repot dengan urusan mengemudi, tapi harus bergerak mobile untuk urusan bisnis, maka kini anda bisa naik taksi dengan mobil premium dengan tarif murah. Itulah layanan Taksi Uber, layanan dengan sistem aplikasi on-line- global. Karena tarifnya yang sangat kompetitif itu, perusahaan taksi konvesional langsung “berteriak”…

Sepeda motorku, nasibku malang


“Bang, bapak sudah meninggal tadi pagi, aku kepingin pulang melihat bapak untuk terakhir kali, tapi aku tidak punya uang untuk ongkos pulang. Sudah enam bulan aku sakit dan tidak bisa kerja. Aku ditabrak sepeda motor, kaki patah dan terpaksa opname di rumah sakit”. Sambil terisak-isak, Jumollang (bukan nama sebenarnya) sesenggukan diujung telepon. Saya berusaha memberi…

Memasuki tahun 2011, memulai era GELEGAR IKLIM


Mengakhiri tahun 2010 ini, saya posting sebuah ajakan dan permenungan tentang nasib bumi kita. Apapun yang kita lakukan dan apa yang kita capai di tahun 2010, sedikit banyak, langsung atau tidak langsung ikut menaikkan temperatur bumi. Anda dan saya sama-sama berperan membuat iklim bumi menggelegar, tidak lagi hanya sekedar berubah. Memasuki tahun 2011 kita harus mempersiapkan…

Tol tengah: mudarat dan manfaatnya bagi Surabaya


Kawan saya Shanty Syahril, aktivis lingkungan dan pemerhati transportasi dari Jakarta, mengirim message di akun FB dan bertanya kepada saya: “Saya mengikuti berita bu Wali menolak jalan tol dalam kota lewat media. Bang Togar masuk yang mana nih?. Pro bu Wali atau pro Pusat & Propinsi?. Boleh dapat informasi kronologis dan perkembangan sebenarnya?”.

Sampai kapanpun Jakarta tak akan bebas banjir


Sampai tahun baru kodok pun, Jakarta tak mungkin bebas dari banjir!. Lho, kenapa begitu ???. Ya itulah kesimpulan saya dari seminar kelayakan ekologis Jakarta sebagai ibukota negara akhir Nopember lalu. Dalam waktu belakangan ini muncul wacana untuk memindahkan ibukota negara dari Jakarta ke tempat lainnya. Banjir Jakarta menjadi salah satu alasan pembahasan perpindahan ibukota. 

Antara hak dan kewajiban dalam bertetangga


“Ini surat gimana maksudnya pak ??. Rumah saya cuma untuk tempat tinggal, kok dibilang untuk tempat usaha. Saya punya IMB, kok disini dibikin tak ada IMB. Gimana ini pak ??”. Itu baru baru sebagian kecil dari keluhan bu Henny, ketika masuk ke ruangan saya. “Yang mana bu ?” , saya mulai bertanya untuk menanggapi serbuan bicaranya.…