Woooww… rumah kami di Google Street View

Google Street View CarGoogle semakin menjelajah ke mana-mana. Baru-baru ini saya menjelajah peta kampung kelahiran untuk melihat apakah dusun kecil itu sudah masuk dalam peta satelit Google. Saya terkejut, ternyata rumah tempat saya dilahirkan lebih dari 50 tahun lalu, sekarang sudah bisa dilihat di Google Map. Beberapa tahun lalu Google Map belum bisa menampilkan peta dusun (huta) Lumban Silintong, tempat saya dilahirkan, ke peta. Pada waktu itu, kalau pun Google Map atau Google Earth di zoom, yang terlihat hanya warna kehijauan yang buram, samar-samar. Tapi sekarang, dusun dengan beberapa buah rumah di huta Lumban Silintong, yang terletak di dekat Tao Silaban itu sudah bisa terlihat dengan jelas.

Penampilan gambar dusun tempat kelahiran saya itu bisa dilihat di peta dibawah ini.

Google Earth Samuel

Peta satelit diatas memperlihatkan tanda kuning, yaitu rumah Samuel Djonggi Silaban, Oppung saya. Di rumah itulah saya dilahirkan oleh ibunda tercinta. Terlihat juga Tao Lobutala yang airnya biru kehijau-hijauan. Rumah Oppung saya terletak paling depan dari “harbangan”, pintu kampung. Agak ke depan dari harbangan menuju ke arah Tao, terdapat sebuah pohon beringin besar, dimana konon para leluhur kami di makamkan. Sedikit cerita tentang dusun ini ada  dimuat di halaman Wikipedia ini.

Kembali ke perkembangan Google menjelajah dunia untuk mengumpulkan informasi yang sudah luar biasa maju. Pemetaan dengan Street View sudah merambah ke beberapa kota di Indonesia. Pemetaan yang dilakukan cukup detail. Google Street View sudah memetakan jalan di depan rumah kami. Tampilan rumah kami yang ditutupi pohon mangga dimuat Google terlihat seperti di bawah ini.

Google Street View Rumah Dennis

Gambar Street View dibawah ini menunjukkan sudut sedikit berbeda dari gambar diatas. Terlihat rumah kami yang sudah usang, catnya melepuh di sana sini.

Google SV Rumah Dennis 1

Bagi saya apa yang dilakukan Google adalah suatu hal yang luar biasa. Gambar yang dibuat pada bulan September 2013 tersebut menampilkan kordinat rumah kami berada pada 7º 19′ 07,96″LS; 112º45′ 24,62″BT. Gambar jalan di depan rumah dipetakan 360 derajat, sehingga bisa melihat ke ujung jalan yang satu sampai ke ujung jalan yang lain. Rumah ini kebetulan berada di pojok jalan. Informasi seperti ini sudah tersimpan di server Google. Ini baru informasi yang ditampilkan Google di publik melalui Google Map dan Google Earth. Ada kemungkinan besar masih banyak informasi lain yang sudah direkam Google ketika memetakan dengan Street View tersebut, dan semua informasi itu disimpan oleh Google untuk kepentingannya sendiri, tidak ditampilkan ke publik, tidak diberikan kepada pihak lain.

Saya mencoba beberapa titik di Surabaya dan Sidoarjo, bahkan ada beberapa jalan kecil juga sudah dipetakan dalam Street View milik Google. Seperti gambar di bawah ini di Perumahan Juanda Harapan Permai, Sidoarjo.

Google SV Maya

Gambar di bawah ini sebuah contoh lagi  gambar Street View di daerah Manukan, Tandes, Surabaya.

Google SV Manukan

Saya masih bertanya-tanya, apa kepentingan Google memetakan Street View ini sedemikian jauh sampai ke depan rumah sederhana seperti di Tandes, Surabaya ini. Saya mencoba berandai-andai keuntungan apa yang akan diperoleh Google dengan memiliki informasi ini semua. Gambar rumah sederhana seperti diatas dikumpulkan juga oleh Google. Pasti ada suatu informasi yang penting yang dikumpulkan Google dan suatu saat akan digunakan secara komersial, kalau tidak untuk apa Google mau mengeluarkan uang yang besar melakukan pemetaan yang cukup detail seperti ini.

Menurut saya, informasi seperti ini justru lebih bermanfaat bagi Pemerintah Daerah untuk mendapatkan gambar ruang dan peta yang jelas dan akurat. Kalau Pemda mempunyai peta seperti ini dan kemudian bisa diolah dan disimulasikan menjadi peta kota yang selalu di update, tentu akan sangat bermanfaat bagi pelayanan masyarakat dan pembangunan kota.

Sampai saat posting ini di published, tampaknya baru beberapa kota yang sudah diupload di Google Earth. Saya coba lihat kota Medan, sama sekali belum ada fasilitas Street Viewnya di Google. Saya tidak tau berapa kota di Indonesia yang sudah diambil gambarnya, dan berapa kota yang akan diupload di Google. Kita Tunggu saja, apa yang akan dilakukan Google selanjutnya.

Sementara ini saya hanya sampai pada kesimpulan bahwa inilah kelebihan dan keunggulan Google yang luar biasa. Mereka pasti sudah mengantisipasi bahwa suatu saat gambar Street View ini akan bisa menghasilkan uang. Di Google ada banyak orang pintar yang bekerja untuk menghimpun informasi dan kemudian menjadikannya keuntungan finansial.

2 thoughts on “Woooww… rumah kami di Google Street View

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s